Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Strategi manajemen iklan Google ads

Pernahkah anda meng-klik sebuah iklan di internet, iklan tokopedia.com misalnya, kemudian anda diarahkan menuju website tokopedia.com  tersebut.

Beberapa hari kemudian iklan ecommerce tersebut selalu mencul di media sosial anda, entah itu pas nonton youtube, Facebook, Instagram.

Ketika Anda membuka berbagai jenis website maka iklan itu juga hadir disana. Inilah remarketing atau pemasaran pemasaran ulang.

Strategi manajemen iklan Google ads

Iklan ini salah satu iklan canggih dan agresif, mengapa iklan ini selalu mengikuti anda, karena anda menjadi target pasar mereka, saat anda mengklik iklan tersebut berarti mesin tersebut akan menilai bahwa anda dinilai tertarik dengan brand mereka.

Akhirnya anda diikuti iklan ini terus menerus. Coba anda perhatikan, marketplace besar biasanya memanfaatkan fitur canggih ini, seperti Zalora, Amazon, tokopedia, Agoda, Lazada, Orori, dll. Dampaknya penjualan mereka, tentu saja sangat luar biasa. 

Remarketing adalah fitur yang memungkinkan mesin menjangkau orang yang sebelumnya telah mengunjungi website anda. Iklan ini dapat tampil pada pelanggan tersebut ketika mereka mengunjungi website lain.

Teknologi Remarketing berbasis cookies, dimana anda menempatkan sebuah kode tracking (kode javascript) pada website yang anda kelola dan kode ini tidak dapat kelihatan oleh pengunjung.

Ketika pengunjung tersebut melakukan browsing, maka mesin iklan Ads akan membaca wen cookie tersebut untuk menampilkan iklan yang sama pada anda dan memastikan bahwa iklan anda tampil pada orang yang sebelumnya pernah mengunjungi website tersebut.

Tahukah anda, bahwa menurut ilmu marketing pengunjung cenderung tidak mau membeli pada kunjungan pertama.

Mereka biasanya baru mengambil tindakan setelah kunjungan di berikutnya, baik yang kedua, ketiga, dan selanjutnya.

Inilah gunanya Re-Marketing, anda mengingatkan mereka untuk mau mengunjungi website anda kembali dan memberikan pernawaran dan info terbaik lagi. Dengan demikian peluang terjadinya konversi penjualan semakin besar.

Berikut Strategi Remarketing Google Adwords :

  • Menjangkau semua pengunjung

Untuk dapat menjangkau semua pengunjung ke website anda maka buatlah daftar remarketing yang URL-nya menggunakan nama domain atau landing page yang anda inginkan. 

  • Mempromosikan kategori produk

Buatlah daftar remarketing untuk masing-masing kategori produk yang hendak dijual. 

  • Menjangkau pengunjung yang belum menyelesaikan transaksi

Buatlah daftar kombinasi khusus remarketing untuk pengunjung yang mengunjungi ''halaman keranjang belanja” tapi tidak menyelesaikan halaman “konfirmasi pesanan”.

Dengan seperti ini akan terlihat siapa saja yang belum menyelesaikan transaksi dan iklan remarketing akan menjangkau mereka agar segera mau melakukan tindakan transaksi.

  • Cross-Selling kepada pelanggan

Anda bisa membuat daftar remarketing customer yang sudah membeli produk anda, kemudian anda tawarkan kembali produk yang hampir sama dengan produk yang mereka beli sebelumnya.

  • Menjangkau pelanggan setelah pembelian

Anda dapat membuat daftar remarketing untuk jangka waktu tertentu lalu anda dapat mengingatkan pelanggan anda untuk membeli lagi di waktu yang lain. 


Membuat daftar remarketing adalah salah satu langkah penting untuk menyiapkan kampanye remarketing.

Anda dapat menggunakan daftar tersebut untuk manargetkan iklan anda. Anda juga bisa menargetkan semua pengunjung atau mengelompokkan model pengunjung menjadi lebih spesifik, semua tergantung kebutuhan iklan anda.

Remarketing ada fitur spesial untuk meningkatkan konversi penjualan anda. Menarikkan untuk Menggunakan fitur ini? Apakah anda tertarik untuk mencoba Google Ads Re-marketing untuk bisnis anda?

Kia krikil
Kia krikil Penulis artikel

Posting Komentar untuk "Strategi manajemen iklan Google ads"