Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Perbedaan minum kopi di tempat enak

Mengapa harga secangkir kopi? Berbeda, ada beberapa Penyebabnya salah satu nya adalah wadah yang dipakai, tempat, dan suasananya.

 Ketika saya membeli secangkir kopi di pedagang keliling, wadah yang saya pakai minum adalah gelas plastik seperti gelas air mineral. 

Saya membelinya di pinggiran jalan dekat sepeda penjual yang menuangkan air panasnya dari termos di belakang sepedanya. 

Ketika saya menikmati kopi yang sama di warung pinggir jalan, atau warkop, saya memakai gelas kaca atau cangkir sederhana, dengan kursi kayu dan kipas angin kecil yang berputar di atas kepala. 

Tentunya sedikit lebih nyaman walaupun tidak terlalu nyaman. Udara di sekitar masih terasa panas. Asap rokok pengunjung lain juga sesekali menganggu napas. 

Dan ketika saya menikmati kopi yang sama di kafe-kafe, tempat yang digunakan adalah cangkir yang lebih cantik dengan piring kecil sebagai alasnya, di buatkan oleh pelayan dengan seragam yang rapih dan bersih. 
Ruangannya nyaman dengan musik lembut yang diputar. Mereka yang ingin menikmati kopi dengan merokok disediakan tempat sendiri, sehingga tidak mengganggu pengunjung yang tidak merokok.

Saat saya memesan di hotel bintang lima, saya menikmatinya di kamar hotel. Saya bisa memesannya dari kamar tempat saya menginap.

Lalu pelayan mengantarnya dengan sopan dan meletakkannya di meja, menyerahkan bon pembayarannya untuk saya tanda tangani dan masuk dalam tagihan kamar yang saya pakai.

Dengan demikian jelaslah bahwa yang membedakan harganya adalah tempat dan cara penyajiannya. Kopinya sama, merek dagangnya juga sama. 

Tetapi tempat yang dipakai dan cara penyajiannya membuat nilai jualnya menjadi berbeda. Semakin pantas tempat dan cara penyajiannya, semakin besar pula apresiasi yang akan diberikan.
Kia krikil
Kia krikil Penulis artikel

Posting Komentar untuk "Perbedaan minum kopi di tempat enak"